Metafora Kehidupan dalam Pendakian Papandayan

Metafora Kehidupan dalam Pendakian Papandayan

Kalau hanya tujuan yang dipikirkan, kita akan mudah untuk menyerah. Mereka yang bertahan adalah yang mampu menikmati perjalanan.

Setiap perjalanan dimulai karena ingin mencapai suatu tujuan.

Untuk apa orang melakukan pendakian gunung, utamanya adalah untuk bisa mencapai puncak.

Dalam kehidupan, karena kita ingin menjadi sukses—apapun definisi suksesmu: berkontribusi untuk masyarakat, ingin kaya raya, ingin punya jutaan subscriber—maka dimulai juga perjalanan kita.

Seringkali, tujuan tersebut tidak sepenuhnya konkret, tertutup oleh kabut, atau bahkan terhalang oleh bukit lain di sekitarnya.

Lanjutkan membaca “Metafora Kehidupan dalam Pendakian Papandayan”

Tanpa Tujuan

Tanpa Tujuan

Hi.

Kalau kamu membaca tulisan ini melalui layar ponsel, hentikanlah.

Jika ada yang sebenarnya perlu kamu selesaikan, selesaikanlah saja hal itu.

Jika sedang dalam perjalanan, angkat kepalamu, perhatikan sekelilingmu sekarang juga.

Manusia sering terlupa akan apa yang mereka punya, karena terlalu fokus mengejar apa yang mereka tidak punya. Hanya untuk lupa lagi ketika sudah mendapatkannya.
Lanjutkan membaca “Tanpa Tujuan”