Menunda, atau Menambah, Pekerjaan?

Jarang-jarang dalam 1 hari nulis 2. Wajar, lagi penat.

Tulisan kali ini singkat saja:

sebetulnya sudah lama ada pertanyaan dalam diri ini, mengenai menunda melakukan tanggung jawab tertentu. Kenapa terasa menyusahkan? Walau termasuk orang yang tahu buruknya menunda pekerjaan, tapi tetap saja dilakukan. Karena, sebelum hari ini, ada ketidaksadaran akan bodohnya menunda pekerjaan:

Lanjutkan membaca “Menunda, atau Menambah, Pekerjaan?”